9 Tarian Adat Papua dan Penjelasannya

Papua adalah salah satu daerah di Indonesia yang masih kental dengan nilai budayanya. Ada banyak peninggalan budaya yang masih berlangsung hingga saat ini dan terus dilestarikan. Tarian papua misalnya, merupakan budaya Papua yang tidak pernah ditinggalkan.

Bukan rahasia lagi jika masyarakat Papua senang bernyanyi dan menari, sehingga ada banyak sekali tarian daerah papua dengan iringan nyanyian khasnya. Tari daerah papua sangat khas dan beragam sehingga masih terasa keunikannya. Berikut ini adalah macam macam tari papua yang menarik dan harus dijaga keberadaannya:

1. Tari Musyoh

tari musyoh dari papua

Tari Mustoh adalah tarian irian jaya yang memiliki nilai mistis sekaligus sakral. Tari tradisional papua ini tidak boleh ditarikan pada sembarang waktu, harus ada kententuan dan syarat kapan warga boleh menarikannya.

Tari musyoh papua biasanya ditampilkan ketika ada anggota suku atau warga yang meninggal karena kecelakaan. Banyak warga yang percaya bahwa ketika orang meninggal karena kecelakaan maka arwah tidak bisa tenang. Sehingga tari musyoh papua dilakukan dengan maksud untuk menenangkan arwah dari orang yang meninggal tersebut.

Tarian Irian Jaya ini memiliki nilai mistis yang cukup kuat dan sakral untuk dilakukan maka dari itu tarian ini tidak dilakukan sembarangan. Tari Musyoh diiringi dengan alat musik tradisional Papua yaitu Tifa.

2. Tari Selamat Datang

tari selamat datang dari papua

Saat pertama kali masuk ke dalam sebuah suku di Papua pasti warga akan menyambut dengan sebuah tarian tradisional papua yaitu tari Selamat Datang. Tari tradisional papua barat ini sangat populer dan sudah banyak dikenal masyarakat Indonesia karena sering dipentaskan.

Tarian Selamat Datang bahkan menjadi tarian tradisional untuk berbagai suku sehingga dapat disebut sebagai tarian suku asmat dan tarian suku dani. Tarian ini sangat meriah dan penuh dengan suka cita untuk menyambut tamu yang baru saja datang, biasanya dilakukan secara ramai oleh penduduk dari suku tersebut.

Baca juga:  15 Tarian Adat Jawa Tengah Terpopuler (Januari 2019)

3. Tari Sajojo

Tari Sajojo dari papua

Pasti banyak yang sudah tidak asing dengan nama tarian daerah papua ini. Sajojo adalah lagu khas Papua yang sangat terkenal dan diketahui oleh sebagian besar rakyat Indonesia.

Lagu ini sebenarnya bercerita tentang seorang pemuda yang jatuh cinta oleh seorang gadis suku yang sangat cantik. Lagu Sajojo menjadi pengiring tarian irian jaya ini sehingga tariannya pun juga ikut terkenal.

Sebagai tari yang berasal dari papua, Tari Sajojo khas dengan gerakan yang bersemangat dan mudah diikuti. Bahkan tarian adat papua ini diadaptasi menjadi berbagai macam tarian baru hingga senam karena gerakannya yang menyenangkan untuk diikuti.

4. Tari Awaijale Rilejale

Tari Awaijale Rilejale dari papua

Tari Awaijale Rijale adalah satu dari sekian banyak tari tradisional papua. Tari ini berasal dari suku Sentani. Tari yang berasal dari papua ini cukup menyentuh karena keindahan yang tersirat dari tariannya.

Sama seperti tari daerah papua lainnya, tariannya ini memiliki ritme yang bersemangat dan cepat. Tarian irian jaya ini menggambarkan sebuah keindahan dari senja di atas perahu. Para penari akan membawakan tarian ini dengan menggunakan pakaian adat Pea Malo yang dihiasi dengan hiasan kepala bulu dan kalung manik-manik.

5. Tari Aniri

Tari Aniri dari papua

Tari Arini merupakan tarian dari papua yang cukup mistis. Tarian papua barat ini bercerita tentang seorang anak yang dibebaskan dari setan yang mengganggunya. Setan atau iblis ini dapat mengganggu sang anak karena ia tinggal seorang diri tanpa orang tua.

Tarian adat papua barat ini sangat sakral karena latar belakang cerita dan fungsi dari tariannya sehingga tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Hanya pada saat-saat tertentu saja tari tradisional papua barat ini bisa dilakukan, terutama ketika ada anak yang diganggu oleh roh jahat. Tari aniri berasal dari Desa Koakwa Kabupaten Fak-fak.

Baca juga:  17 Tarian Tradisional Jawa Barat dan Penjelasannya

6. Tari Suanggi

tari suanggi dari papua barat

Papua nampaknya memiliki banyak tarian dengan kisah mistis. Tarian adat papua yang memiliki kisah mistis lainnya adalah tari Suanggi. Tarian tradisional papua ini merupakan salah satu tarian yang sangat populer di Papua.

Tarian suku dani ini memiliki latar belakang cerita tentang seorang suami yang istrinya meninggal dunia. Namun, ternyata arwah sang istri tidak tenang dan mengganggu warga sekitar. Maka dari itu dilakukan tarian adat papua Suanggi untuk menenangkan arwahnya.

Tarian ini juga dikenal juga sebagai tarian yang berguna untuk menenangkan arwah. Jika terjadi hal-hal mistis atau hal yang tidak wajar akan dilaksanakan tarian ini guna membuat warga bebas dari gangguan roh jahat.

7. Tari Yospan

Tari Yospan dari papua

Tarian dari papua yang berikutnya adalah Tari Yospan. Tarian adat suku asmat ini sebenarnya merupakan gabungan dari dua jenis tarian khas papua, yaitu Tari Yosim dan Tari Pancar. Kedua tarian tersebut digabungkan dan menjadi Tari Yospan.

Macam macam tari papua sering terinspirasi dari hal-hal menarik, begitu pula dengan tari Yospan. Tarian ini justru terinspirasi dari pesawat ulang-alik atau pesawat jet pada saat penjajahan Belanda. Maka dari itu gerakan dari tarian ini sangat lincah seperti sebuah pesawat di udara. Bahkan banyak gerakan akrobat yang mengikutinya.Tarian ini memang kemudian dikenal dengan gerakan lincah akrobatiknya yang mengesankan penonton.

8. Tari Perang

Tari Perang dari papua

Tari Perang adalah salah satu tari yang mungkin sudah banyak diketahui bahwa tari tersebut berasal dari Papua. Tari perang memang merupakan tarian papua. Tarian adat papua barat ini memiliki tujuan memberi semangat sebelum berperang. Biasanya sebelum memulai perang, tarian ini akan dilakukan.

Tarian suku asmat ini diharapkan dapat membuat prajurit merasa lebih bersemangat. Tariannya biasanya dibawakan dengan tobak atau bambu runcing. Tari perang dilakukan secara berkelompok dan merupakan semua orang yang akan ikut berperang. Tarian tradisional papua diiringi dengan musik yang ramai disertai dengan teriakan-teriakan silih berganti sehingga akan semakin memberikan semangat.

Baca juga:  9 Tarian Tradisional Khas Bali yang Paling Populer

Pakaian yang dikenakan juga merupakan pakaian adat untuk berperang. Namun, karena sekarang sudah tidak ada perang antar suku, tarian ini dilakukan hanya untuk pementasan seni saja.

9. Tari Afaitaneng

Tari Afaitaneng dari papua

Jika tari Perang dilakukan sebelum melakukan perang, maka Tari Afaitaneng justru dilakukan setelah berperang. Tari ini merupakan tarian khas papua yang dilakukan sebagai bentuk rasa suka cita atas kemenangan perang.

Tarian adat papua memang cukup unik dan meriah. Semua warga akan bersuka cita menyambut kemenangan mereka setelah berperang. Tarian adat suku asmat ini juga memiliki arti bahwa panah menjadi milik kami. Panah dapat diartikan sebagai kemenangan sehingga sama saja seperti kemenangan milik kami. Maka dari itu, tarian tradisional papua ini hanya dilakukan ketika suku tersebut memenangkan perang.

Tariannya diikuti dengan musik yang meriah dan semua orang akan ikut menari selama satu malam penuh hingga pagi untuk merayakan kemenangan. Sehingga tarian ini adalah tarian suka cita. Itulah berbagai macam tarian dari Papua yang unik dan menarik, tarian tersebut perlu dilestarikan agar tetap bertahan.


Close (X) 2x Untuk Memastikan Menutup

Selamat Datang

Di Eddapedia.org

×