Penyebab Kadas, Kudis, Kurap, Panu Dan Kutu Air Dan Cara Mengobatinya Secara Alami

Berbagai penyakit kulit seperti kadas, kudis, kurap, panu dan kutu air adalah diantara masalah kesehatan yang terjadi pada kulit. Rasa gatal yang terjadi sangat pasti dirasakan ketika jenis penyakit tersebut sudah banyak dan terjadi di beberapa bagian tubuh kita. Bukan hanya gatal yang dirasakan, jika dibiarkan begitu saja tanpa pengobatan lebih lanjut bisa jadi akan merusak permukaan kulit dan jaringan kulit.

Beberapa jenis penyakit yang dimaksudkan merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh adanya jamur, virus, bakteri, kuman-kuman ataupun karena adanya infeksi yang disebabkan menggaruk terlalu berlebihan misalnya. Kontak secara langsung dengan apa saja yang kotor menjadi salah satu faktor timbulnya penyakit kulit datang, apa lagi langsung bersentuhan dengan bahan-bahan yang memiliki nitrit pada sampah.

Berbagai macam penyakit kulit seperti kadas, kudis, kurap, panu dan kutu air adalah diantara masalah kesehatan yang terjadi pada kulit. Inilah cara menghilangkan dan membasmi kadas, kudis, kurap, panu dan kutu air.

Selain itu, penyakit kulit ini tergolong bisa menular dengan cara bersentuhan secara langsung dengan penderita atau penularannya bisa melalui non-kontak fisik dengan cara penggunaan barang-barang pribadi penderita seperti memakai handuk si penderita.

Sebatas mana bahaya bagi kesehatan dan cara mengobati nya dari penyakit kulit kadas, kurap, kudis, panu dan kutu air ini ? Simak ulasan lebih lanjut pada pembahasan berikut ini, sehingga anda bisa menerapkan langkah pencegahan dan pengobatan.

Perbedaan Penyakit Kadas, Kurap, Kudis, Panu Dan Kutu Air

Kadas Atau Kurap

Kadas atau Kurap yang mempunyai nama latin Tinea adalah penyakit kulit disebabkan oleh adanya infeksi dari jenis jamur bernama dermatofita yang terbagi ke dalam tiga genus Microsporum (M), Trychopyton (T) dan Epidermophyton (E). Sebuah ciri khusus yang tampak adanya bercak merah terasa gatal berbentuk meluas biasanya sebuah lingkaran.

Jenis jamur kulit ini bisa tumbuh pada permukaan kulit yang lembab atau mana saja seperti pada kepala, lipat paha (selakangan), kuku, lipat lengan, atau kaki. Untuk mengetahui gejala dan ciri-ciri lainnya berikut kami sajikan,

  • Terasa gatal jika sedang berkeringat dan panas pada daerah yang akan tumbuh kadas atau kurap
  • Kulit kering bersisik dan mengalami penebalan berbentuk lingkaran
  • Jika terdapat pada kepala ditandai dengan bercak-bercak dan berakhir kebotakan
  • Jika terdapat pada kuku akan mengalami penebalan kuku dan merusak jaringan kuku yang berakibat kuku akan lepas
  • Terjadinya peradangan kulit jika digaruk akan memerah dan justeru membuatnya akan semakin besar
Baca juga:  Depresi: Baby Blues Syndrome

Penyebab kadas atau kurap ini dikarenakan pertumbuhan jamur tersebut yang berasal dari kurangnya menjaga kesebersihan tubuh dan kontak secara langsung dengan penderita atau memakai barang miliki pribadi penderita seperti penggunaan handuk.

Kudis

Penyakit kudis atau dikenal dengan nama lainnya Scabies yang adalah salah satu penyakit kulit yang bisa menular disebabkan oleh kutu atau tungau bernama Sarcoptes Scabiei. Tungau ini bersifat parasit dan dapat hidup pada lapisan kulit manusia yang membentuk koloni dan sarang.

Ukurannya begitu kecil, terkadang tanpa kita sadari tungau bisa masuk ke lapisan kulit untuk berkembang biak hingga menimbulkan gatal-gatal. Kutu ini dapat membentuk semacam terowongan dalam lapisan kulit yang biasa hidup pada jari-jari, payudara, alat kelamin manusia, daerah lipatan tubuh (ketiak, lengan, kaki, leher) dan pada selangkangan.

Kutu atau tungau yang masuk ke dalam permukaan kulit merupakan tungau betina yang akan berkembang biak. Pada awalnya ia masuk kemudian untuk bertelur hingga berusia dewasa membutuhkan waktu 7 – 11 hari lamanya.

Adapun beberapa gejala kudis yang dapat kita kenali adalah:

  • Adanya lubang yang membesar pada pori-pori berwarna memerah disertai rasa gatal Bentol bentol atau terdapat bentik bintik memerah seperti jerawat atau bekas gigitan nyamuk yang berukuran kecil atau besar yang terjadi pada bagian tubuh tertentu seperti kaki, lengan, ketiak, sela-sela dan bagian tubuh lainnya.
  • Jika digaruk semakin gatal terutama pada malam hari.

Dari mana tungau atau kutu kulit ini berasal? Kurangnya menjaga kebersihan menjadi faktor tinggi timbulnya seperti kurang menjaga kebersihan handuk, seprai tempat tidur atau bantal, tidak mencuci tangan dan lainnya. Selain itu, penyakit ini juga bisa menular melalui penggunaan barang pribadi atau tidur pada tempat tidur si penderita.

Baca juga:  Mengenal Perbedaan Kista dan Myoma

Panu

Penyakit panau tapi kebanyakan orang menyebutnya panu (Pityriasis Versicolor) adalah penyakit kulit menular yang diakibatkan oleh jenis jamur kulit Tinea Versicolor. Panu bisa terjadi dibagian mana saja pada permukaan kulit. Ciri khususnya yang tampak jelas ketika panu telah berumur selama 2-3 minggu yang terdapat bercak putih melingkar kulit mengelupas terasa gatal-gatal.

Penyebarannya begitu sangat cepat, jika anda sedang berkeringat akan terasa semakin gatal, semakin digaruk maka bercak panu bewarna putih akan semakin meluas dan menyebar ke permukaan kulit lainnya melalui kontak tangan kita ke permukaan kulit yang sehat. Kontak langsung pada penderita dan penggunaan barang miliki pribadi serta menggunakan tempat tidur penderita atau pakainnya atau handuk adalah diantara faktor penyebab penularan panu.

Kutu Air

Pada umumnya penyakit kulit ini dapat muncul pada bagian tubuh pada sela-sela jari atau kaki yang disebabkan oleh jamur Epidermophyton floccosum. biasanya penderita akan mengalami terasa sangat gatal jika permukaan kulit yang terdapat kutu air jika kulit lembab.

Dengan ciri-ciri kutu air seperti kulit terlihat mengelupas disertai gatal-gatal, terdapat gelembung-gelembung dan memiliki cairan berbau, terlihat retakan-retakan pada kulit, kulit terlihat bersisik, korengan dan ciri lainnya.

Jika tidak diatasi segera, penyakit kulit kutu air bisa menimbulkan infeksi kulit skunder. Penderita diabetes perlu mewaspadai terhadap penyakit ini, bisa jadi berdampak komplikasi serius.

Penyebab kutu air muncul diantaranya menggunakan sepatu atau kaos kaki yang berbau disertai lembab, terlalu sering kontak dengan air, alergi dengan bahan kimia atau alergi pada detergen, kurang menjaga kebersihan terutama pada bagian sela-sela jari kaki dan tangan.

Cara Menghilangkan Dan Mengobati

Mengingat penyakit ini penyebarannya begitu cepat dan bisa muncul dipermukaan kulit mana saja dengan cara ketika kita menggaruk bagian yang tubuh yang mempunyai penyakit kulit ini, bakteri, kuman atau virus akan menempel pada tangan. Selanjutnya, pada saat kita menyentuh ke permukaan kulit yang sehat lainnya, bisa jadi bakteri, kuman atau virus tadi ikut dan menularkan ke kulit yang sehat.

Baca juga:  Autisme: Gangguan Perkembangan Pervasif

Untuk itulah perlu dilakukan langkah pengobatan yang cepat agar penyebarannya tidak menular ke kulit yang sehat. Ada beberapa cara alami menghilangkan kadas, kudis, kurap, panu dan kutu air dengan ramuan tradisional terbilang ampuh yang kami rangkum berikut ini:

Pengobatan Secara Medis

Penggunaan obat luar seperti salep untuk mengatasi kadas, kurap, kudis, panu dan kutu air dapat menggunakan Cansten Cream 24 gram (salep luar), Nirozal Cream 14 gram (salep luar) dan kalpanax. Penggunaannya cukup dioleskan saja namun jangan terlalu banyak. Gunakan pada pagi dan malam hari hingga sembuh.

Pengobatan Secara Tradisional Atau Alami

  • Mengobati kadas, kurap, kudis dan panu dapat memakai secukupnya lengkuas yang ditumbuk halus atau diblender halus. Lalu dioleskan pada daerah yang terkena penyakit kulit. Lakukan minimal 3x sehari agar mendapatkan hasil yang maksimal.
  • Mengobati kurap atau kudis memakai daun tembakau secukupnya. Tumbuk hingga halus dan oleskan kebagian yang gatal atau yang terdapat kurap.
  • Mengobati kutu air dengan merendamkan kaki selama 15-20 menit dengan air hangat yang sudah dicampur dengan garam. Lakukan secara rutin.
  • Mengobati kutu air dengan mengoleskan tumbukan bawang putih atau daun sirih pada daerah yang terkena kutu air. Lakukan secara rutin!
Hanya dengan 50.000 dapat blog murah gratis Template Premium

Leave a Comment