Manfaat Daging Tikus

Tikus merupakan hewan mamalia. Kebiasaanya hidup kotor membuat tikus sering kali dibenci oleh sebagian orang, namun tikus juga banyak dibudidayakan. Salah satunya jenis tikus hias yang memiliki corak warna yang menawan seperti putih atau hitam polos. Tikus hias ini sering kali dibeli oleh orang untuk dijadikan makanan maupun peliharaan seperti halnya ular dan katak.

Walaupun tikus adalah hewan yang menjijikkan bagi sebagian orang, tapi taukah anda bahwa hewan satu ini memiliki beragam manfaat. Berikut ini GetaranSehat.com akan mengupas apa sahaja manfaat dari hewan yang jorok ini dan mudah-mudahan dapat menambah wawasan bagi kita.

Manfaat Daging Tikus

1. Kerajinan Kulit Tikus

Selain terkenal sebagai hewan yang menjijikkan, ternyata hasil karya yang dioptimalkan dengan menggunakan bahan dari kulit tikus memiliki nilai jual yang sangat tinggi. Bahan yang dapat memiliki bahan baku dari kulit tikus adalah tas, jaket, ikat pinggang dan dompet.

2. Daging Tikus Kalahkan Sapi

Penduduk Minahasa, Sulawesi Utara sangat menggemari makanan olahan dari daging tikus. Menurut kesaksian mereka daging tikus memiliki nilai khusus dan kedudukan tersendiri bagi mereka jika dibandingkan dengan daging babi, ayam maupun sapi.

3. Sebagai Media Percobaan

Tidak semua jenis hewan dapat dijadikan bahan percobaan di laboraturium. Namun tikus sering kali dijadikan media alternatif, karena menurut peneliti genetik tikus lebih mendekati genetik manusia jika dibandingkan hewan lainnya.

4. Hewan Peliharaan Yang Lucu

Seperti yang sudah kami jelakan di atas bahwa tikus memiliki berbagai jenis salah satunya mungkin dapat kita budidyakan karena selain memiliki nilai jual dan menguntungkan, tikus-tikus hasil budidaya tentu saja menggemaskan. Seperti jenis tikus putih dan tikus emas.

Baca juga:  Khasiat Daging Ular, Empedu Ular Dan Darah Ular

5. Tikus Sebagai Pelacak Ranjau

Selain memiliki daging yang bermanfaat, jenis tikus Giant African Pouched Rats sering kali diberi pelatihan khusus sebagai penunjang misi-misi militer. Sebagai pelacak untuk menggantikan anjing. Jenis tikus tersebut diyakini mampu melacak bom jenis ranjau hanya waktu 2 jam saja dan dapat mendeteksi keberadaan ranjau dalam radius 185 m. Sungguh luar biasa kemampuan tersebut.

Bahaya Daging Tikus

Tikus terkenal sebagai hewan jorok yang tentu sahaja dapat menimbulkan bakteri dan virus. Tidak semua jenis tikus dapat dikonsumsi, misalnya seperti tikus got, curut dan lain sebagainya. Warga Minahasa hanya mengkonsumsi jenis tikus hutan yang hampir mirip dengan tupai. Tikus tersebut tentu saja sangat langka dan tidak dapat ditemukan keberadaanya di setiap daerah.

Hanya dengan 50.000 dapat blog murah gratis Template Premium

Leave a Comment